Bukan dari Wuhan, Ilmuwan China Sebut Virus Corona Berasal dari Sumber Air di India, Benarkah?

Asal usul munculnya virus corona rupanya terus menjadi perdebatan warga dunia.

Seperti diketahui sebelumnya, virus corona dikabarkan muncul pertama kali di Wuhan, China.

Read More

Sayangnya, beberapa negara diduga menjadi negara yang pertama kali memunculkan wabah mengerikan tersebut, seperti Italia, Spanyol, dan sebagainya.

Namun kali ini, ilmuwan China mengklaim bahwa virus corona bukan berasal dari Wuhan, tetapi dari India.

Klaim tersebut dikemukakan oleh Ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences.

Dilansir Express, ilmuwan tersebut mengungkapkan sebuah makalah penelitian yang mengklaim kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi muncul di India sebelum menyebar ke Wuhan.

Penelitian tersebut menyebut sumber virus mungkin berasal dari manusia dan hewan liar yang berbagi sumber air yang sama.

Dan dengan tambahan adanya gelombang panas yang melanda seluruh India dan Pakistan 2019 lalu.

Baca Juga  Bukan Karena Libur Panjang, Satgas Sebutkan Penyebab Rekor Tertinggi Kasus Covid-19 di Indonesia

“Dari Mei hingga Juni 2019, gelombang panas terpanjang kedua yang tercatat mengamuk di India tengah-utara dan Pakistan, yang menciptakan krisis air yang serius di wilayah ini,” bunyi makalah tersebut.

“Kekurangan air membuat hewan liar seperti monyet terlibat dalam perebutan air yang mematikan antara satu sama lain dan tentunya akan meningkatkan kemungkinan interaksi manusia dengan hewan liar.”

Kelompok peneliti ini menggunakan analisis filogenetik dalam melacak asal-usul virus melalui mutasi yang berbeda dengan pendapat bahwa strain virus yang mengalami mutasi paling sedikit adalah yang asli.

Dengan demikian, mereka berpendapat kasus pertama tidak mungkin terjadi di Wuhan, malah menuding India karena strain virus dengan mutasi rendah di negara tersebut.

Sementara dilansir Daily Mail, ini bukan pertama kalinya pihak berwenang China menyalahkan pihak lain – menunjukkan, sebagian besar tanpa bukti, bahwa Italia dan AS dapat menjadi tempat infeksi asli.

Itu terjadi dengan latar belakang meningkatnya ketegangan politik antara India dan China, dengan pasukan saling menyerang di sepanjang perbatasan yang disengketakan.

Baca Juga  WHO: Tak Ada Bukti Wabah Covid-19 di Wuhan Sebelum Desember 2019

WHO saat ini sedang mencari sumber virus corona di China, sementara bukti ilmiah menunjukkan penyakit itu berasal dari sana.

Virus, seperti semua sel, bermutasi saat berkembang biak, yang berarti perubahan kecil terjadi dalam DNA mereka setiap kali mereka mereplikasi diri.

Para ilmuwan berpendapat mungkin untuk melacak versi asli virus dengan menemukan sampel dengan mutasi paling sedikit.

Mereka mengatakan menggunakan metode ini mengesampingkan virus yang ditemukan di Wuhan sebagai virus ‘asli’, dan sebaliknya menunjuk ke delapan negara lain, yaitu Bangladesh, AS, Yunani, Australia, India, Italia, Republik Ceko, Rusia atau Serbia.

Para peneliti selanjutnya berpendapat karena India dan Bangladesh sama-sama mencatat sampel dengan mutasi rendah dan merupakan tetangga geografis, kemungkinan penularan pertama terjadi di sana.

Kendati demikian, hingga saat ini asal usul virus corona seolah menjadi misteri tersendiri. (*)

Semoga bermanfaat ya, Klik Tombol SHARE di bawah agar banyak orang yang mengambil manfaatnya dari tulisan ini 😉
Editor: Nikita Yulia Ferdiaz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *